Paling nyebelin kalau semuanya berujung dengan 'nonsense' Iya omonganku ke si itu yang nonsense. Itu juga bukan nonsense sebenernya, cuma kenapa semua urusan dalam hidupku selalu ada hubungan serta berkesinambungan sama dia sih? Kayak aku selalu butuh dia, dia yang cuma bisa nolong, dia cuma yang tahu, dan dia terserah apa aku lupa =___= Orak fer banget!
Lha wong dia aja bisa tanpa aku, kok ya semua harus ada dianya to yaah *ngelus dada* Kadang aku enggak habis pikir, kalau gitu gimana aku bisa jauh enggak di deketnya lagi. Baru satu hari aja ada urusan yang membutuhkan informasi dari dia. Kampret sialan abis -___-
Ya lama-lama omonganku jadi nonsense dan enggak konsistenlah. Yang jelas saya tidak mau dianggap labil! Iya emang masih labil, tapi ya enggak labil banget maksudnya. Aku enggak mau di sangka kayak gitu HEH! *berharap di baca dia* Mangkel aku mangkel, mangkel banget! Coba sekarang aku harus gimana? Kenapa aku selalu di posisi tidak menguntungkan dan dia di posisi yang menguntungkan. Melas yaah jadi aku, #np serba salah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar