Saya sudah tidak seperti yang dulu. Yang terima-terima aja tiap sms yang masuk sebut-sebut hal tentang kamu. Saya sudah pengen move on. Sudah enggak mau lagi ada nama kamu yang terselip di harian saya.
ps: Kalau enggak saya yang minta.
Kamis, 26 Juli 2012
Untitled
Rabu, 11 Juli 2012
Repost
Tadi sore saya blogging dan nemu "notes" ini di blognya Vina adek kelas smpku. Ternyata dia juga ngerepost dari temennya, si Galih. Dan silahkan membaca. Semoga bermanfaat. Aminamin :))
Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan
dan ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan
Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia
melainkan awal dari kehidupan yang baru
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba
Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka
Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata,
tetapi masih peduli terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu,
kamu masih menunggunya dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum
sambil berkata , ” Aku turut berbahagia untukmu ”
Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..
Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal
Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu,
Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri
dan suatu saat kamu akan menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu
Hanyalah penghargaan abadi
atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kau buat
Yang seharusnya ada di dalam hidupmu
Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, ” Aku lupa ”
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu
ketika kamu berkata, ”Tunggu sebentar ”
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu
ketika kamu berkata, ” Tinggalkan aku sendiri ”
Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,
Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,
Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,
Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu
Dan sewaktu dia jauh darimu,
dia akan selalu mendoakanmu dengan air mata
Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati
daripada air mata yang keluar dari mata kita
Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus,
Sementara air mata yang tersembunyi,
Akan menggoreskan luka di dalam hatimu
yang bekasnya tidak akan pernah hilang
Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang,
Tetapi ketika cinta itu tulus…
meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah,
Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia
sewaktu kamu dapat mencintai seseorang
Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri…
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Atau karena ia tidak mempedulikan kita
Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu
Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya
Tetapi apabila kamu benar benar mencintai seseorang,
Jangan dengan mudah kita melepaskannya
Berjuanglah demi cintamu… Fight for your dream !
Itulah cinta yang sejati..
Bukannya seperti prinsip ” Easy come.. Easy go… ”
Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan
Daripada berjalan bersama orang ” yang tersedia ”
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
Daripada orang yang berada di ” sekelilingmu ”
Lebih baik menunggu orang yang tepat
Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat
Untuk dibuang dengan hanya ” seseorang ”
Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat
Kadang kala, orang yang kamu cintai
adalah orang yang paling menyakiti hatimu
Dan kadang kala teman yang membawamu di dalam pelukannya
Dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari
Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat membangun orang lain, tetapi dapat juga menjatuhkannya
Bila bukan diucapkan pada orang, waktu, dan tempat yang benar
Ini jelas bukan sesuatu yang bijaksana
Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat berupa kebenaran ataupun kebohongan untuk menutupi isi hati
Kita dapat mengatakan apa saja dengan mulut kita
Tetapi isi hati kita yang sebenarnya tidak akan dapat dipungkiri
Apabila kamu hendak mengatakan sesuatu..
Tataplah matamu di cermin dan lihatlah kepada matamu
Dari situ akan terpancar seluruh isi hatimu
Dan kebenaran akan dapat dilihat dari sana
Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan
dan ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan
Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia
melainkan awal dari kehidupan yang baru
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba
Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka
Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata,
tetapi masih peduli terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu,
kamu masih menunggunya dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum
sambil berkata , ” Aku turut berbahagia untukmu ”
Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..
Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal
Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu,
Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri
dan suatu saat kamu akan menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu
Hanyalah penghargaan abadi
atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kau buat
Yang seharusnya ada di dalam hidupmu
Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, ” Aku lupa ”
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu
ketika kamu berkata, ”Tunggu sebentar ”
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu
ketika kamu berkata, ” Tinggalkan aku sendiri ”
Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,
Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,
Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,
Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu
Dan sewaktu dia jauh darimu,
dia akan selalu mendoakanmu dengan air mata
Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati
daripada air mata yang keluar dari mata kita
Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus,
Sementara air mata yang tersembunyi,
Akan menggoreskan luka di dalam hatimu
yang bekasnya tidak akan pernah hilang
Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang,
Tetapi ketika cinta itu tulus…
meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah,
Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia
sewaktu kamu dapat mencintai seseorang
Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri…
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Atau karena ia tidak mempedulikan kita
Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu
Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya
Tetapi apabila kamu benar benar mencintai seseorang,
Jangan dengan mudah kita melepaskannya
Berjuanglah demi cintamu… Fight for your dream !
Itulah cinta yang sejati..
Bukannya seperti prinsip ” Easy come.. Easy go… ”
Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan
Daripada berjalan bersama orang ” yang tersedia ”
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
Daripada orang yang berada di ” sekelilingmu ”
Lebih baik menunggu orang yang tepat
Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat
Untuk dibuang dengan hanya ” seseorang ”
Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat
Kadang kala, orang yang kamu cintai
adalah orang yang paling menyakiti hatimu
Dan kadang kala teman yang membawamu di dalam pelukannya
Dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari
Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat membangun orang lain, tetapi dapat juga menjatuhkannya
Bila bukan diucapkan pada orang, waktu, dan tempat yang benar
Ini jelas bukan sesuatu yang bijaksana
Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat berupa kebenaran ataupun kebohongan untuk menutupi isi hati
Kita dapat mengatakan apa saja dengan mulut kita
Tetapi isi hati kita yang sebenarnya tidak akan dapat dipungkiri
Apabila kamu hendak mengatakan sesuatu..
Tataplah matamu di cermin dan lihatlah kepada matamu
Dari situ akan terpancar seluruh isi hatimu
Dan kebenaran akan dapat dilihat dari sana
Runaway
For this time.
Saya sadar.
Saya butuh kamu.
Kamu dimana?
Saya sudah tidak tahan lagi dengan tekanan ini.
Boleh saya berlari ke kamu sama seperti sebelumnya?
Tolong beri saya jawabannya.
Terimakasih.
Saya sadar.
Saya butuh kamu.
Kamu dimana?
Saya sudah tidak tahan lagi dengan tekanan ini.
Boleh saya berlari ke kamu sama seperti sebelumnya?
Tolong beri saya jawabannya.
Terimakasih.
High Pressure
Ehm...
Semacam terselip rasa ngilu dan nyeri di hati.
Semacam ingin menangis tapi tidak bisa.
Berkali-kali memukul dada tapi tetap saja sakit.
Saya ingin menangis dan menjerit.
Bahkan dalam detik ini saya sadar.
Saya mulai sakit.
Terluka.
Dan jelas tertekan.
Saya sangat tertakan dengan situasi dan sikap seperti ini.
Saya ingin berlari bahkan hilang.
Tapi saya enggak bisa ngelakuin itu.
Betapa menyakitkan dan menyedihkan.
Semacam terselip rasa ngilu dan nyeri di hati.
Semacam ingin menangis tapi tidak bisa.
Berkali-kali memukul dada tapi tetap saja sakit.
Saya ingin menangis dan menjerit.
Bahkan dalam detik ini saya sadar.
Saya mulai sakit.
Terluka.
Dan jelas tertekan.
Saya sangat tertakan dengan situasi dan sikap seperti ini.
Saya ingin berlari bahkan hilang.
Tapi saya enggak bisa ngelakuin itu.
Betapa menyakitkan dan menyedihkan.
Senin, 09 Juli 2012
Untitle
Kalau ingin menangis,
Maka menangislah.
Menangislah sepuasmu.
Malam ini.
Dalam senyap.
Dan sepi ini.
Biarkan semuanya mengalir.
Lalu tertidur lelap.
Dan pagi,
Tak semenyakitkan malam.
Maka menangislah.
Menangislah sepuasmu.
Malam ini.
Dalam senyap.
Dan sepi ini.
Biarkan semuanya mengalir.
Lalu tertidur lelap.
Dan pagi,
Tak semenyakitkan malam.
You
Kamu?
Bukan lagi sebuah pilihan.
Bukan juga sebuah alasan.
Namun kehilanganmu?
Membuatku sadar arti memiliki.
Sadar bahwa kesempatan tak selalu datang dua kali.
Saya masih membutuhkanmu....
Bukan lagi sebuah pilihan.
Bukan juga sebuah alasan.
Namun kehilanganmu?
Membuatku sadar arti memiliki.
Sadar bahwa kesempatan tak selalu datang dua kali.
Saya masih membutuhkanmu....
Selasa, 03 Juli 2012
Mimi, Tutu dan Pak Ober
Di sebuah negeri kelinci dimana terdapat padang rumput yang hijau dan luas. Bunga-bunga mekar dengan indahnya. Negeri yang makmur dan aman sentosa. Rakyat kelinci saling tolong menolong dan hidup rukun.
Dua anak kelinci sedang asik bermain di alun-alun negeri kelinci. Seorang anak kelinci asik memetik bunga-bunga yang terdapat di bagian barat alun-alun negeri kelinci. Bulunya berwarna abu-abu gelap berpadu dengan abu-abu terang. Matanya yang merah bulat acap kali berkedip. Seulah senyum manis tersungging di wajahnya yang mungil.
"Mimi, kamu metik bunga buat apa sih?" tanya Tutu penasaran sambil masih mencari kupu-kupu kuning.
"Aku metik bunga buat Pak Ober yang lagi sakit. Kasian beliaukan sudah tidak punya kerabat," seru Mimi.
"Pak Ober? Kamu tidak salah Mi? Pak Oberkan... Hiii...," celetuk Tutu lalu bergidik ngeri.
"Tutu tidak boleh begitu. Gimanapun juga sesama makhluk hidup kita harus saling tolong menolong," tegas Mimi.
"Iya Mi. Maaf Tutu tidak maksud seperti itu. Kalau gitu sekalian kita bikin kue yuk buat Pak Ober," ajak Tutu antusias.
"Asik! Habis selesei metik bunga ya,"
Tak lama setelah itu. Mereka berdua langsung berbelanja bahan-bahan untuk membuat roti. Selesei berbelanja, Mimi dan Tutu segera membuat roti di bantu dengan Kak Ina. Mereka membuat cake madu. Satu jam kemudian, bau manis sungguh menggoda hidung. Kak Ina dengan hati-hati mengeluarkan cake madu dari pemanggang. Mimi dan Tutu sangat senang dan langsung menghiasi cake madu dengan gula halus dan beberapa buah strawberry segar yang tadi di petik di kebun Tutu.
Setelah cake madu dan sebuket bunga kecil, Mimi dan Tutu bergegas ke rumah Pak Ober yang berada di ujung gang rumah Mimi. Pak Ober adalah kelinci yang paling tua di negeri kelinci. Beliau hidup sendiri di sebuah rumah tua yang cukup besar. Pak Ober jarang sekali keluar rumah. Beliau begitu menutup diri dari dunia luar. Menurut kabar burung yang beredar di negeri kelinci, Pak Ober ini adalah orang yang jahat. Kelinci-kelinci lainpun tidak berani mendekat ke rumah beliau.
Dengan segenap hati Mimi dan Tutu sudah sampai di ambang pintu rumah Pak Ober. Tanpa ragu Tutu langsung mengetuk pintu. Tapi tak ada satupun yang menyaut. Mereka berdua terus memanggil Pak Ober sesekali mengetuk pintu.
"Pak Ober! Permisi Pak!" seru Tutu dam Mimi bersamaan. Tiba-tiba sebuah tangan menepuk pundak Tutu. Seketika bulu kudu Tutu berdiri. Perlahan ia melirik ke belakanga tangan siapakah itu?
"Apa yang anak-anak macam kalian lakukan disini?" seru suara berat itu mengejutkan.
"Eh... Hm... Anu... Anu...," Tutu terbata-bata ketakutan. Kelinci tua itu hanya menatap mereka.
"Kami dengar Pak Ober sakit jadi kamu sengaja ke sini untuk menjenguk Pak Ober," seru Mimi memberanikan diri.
"Jadi kalian kesini ingin menjengukku?" air muka beliau yang semula menakutkan mulai berubah ramah.
"Benar Pak. Ini kami bawakan cake madu buatan kami sendiri dan sebuket bunga untuk Pak Ober. Semoga Pak ober cepat sembuh," lanjut Mimi menjelaskan.
"Maafkan kami berdua jika menganggu Pak Ober," tambah Tutu.
Kelinci tua itu rupanya Pak Ober. Pak Ober diam beberapa saat memandang Mimi dan Tutu tajam-tajam. Lalu tersenyum ramah pada mereka berdua.
"Jadi begitu, terimakasih anak-anak. Mari silakan masuk, maaf kalau berantakan," seru Pak Ober mempersilahkan Mimi dan Tutu masuk ke dalam rumah.
Mimi dan Tutu mengekor di belakang Pak Ober dan masuk ke dalam rumah. Mereka pun langsung duduk. Suasana hangat kental terasa di ruangan itu. Banyak foto-foto terpajang didinding ruangan. Lantai kayu tua rumah Pak Ober coklat mengkilap. Sepertinya hampir setiap hari dibersihkan. Tak lama kemudian Pak Ober datang dengan senampan teh bunga matahari yang masih hangat dan beberapa potongan.
Dengan cepat mereka begitu akrab dan bersendau gurau bersama. Rupanya Pak Ober tidak semenakutkan seperti yang dibayangkan. Hanya karena beliau tinggal sendiri di rumah tua ini dan jarang bertegur sapa dengan tetangga, bukan berarti beliau orang jahat. Dan kita juga tidak boleh begitu mudah percaya dengan kabar burung yang beredar.
Dua anak kelinci sedang asik bermain di alun-alun negeri kelinci. Seorang anak kelinci asik memetik bunga-bunga yang terdapat di bagian barat alun-alun negeri kelinci. Bulunya berwarna abu-abu gelap berpadu dengan abu-abu terang. Matanya yang merah bulat acap kali berkedip. Seulah senyum manis tersungging di wajahnya yang mungil.
"Mimi, kamu metik bunga buat apa sih?" tanya Tutu penasaran sambil masih mencari kupu-kupu kuning.
"Aku metik bunga buat Pak Ober yang lagi sakit. Kasian beliaukan sudah tidak punya kerabat," seru Mimi.
"Pak Ober? Kamu tidak salah Mi? Pak Oberkan... Hiii...," celetuk Tutu lalu bergidik ngeri.
"Tutu tidak boleh begitu. Gimanapun juga sesama makhluk hidup kita harus saling tolong menolong," tegas Mimi.
"Iya Mi. Maaf Tutu tidak maksud seperti itu. Kalau gitu sekalian kita bikin kue yuk buat Pak Ober," ajak Tutu antusias.
"Asik! Habis selesei metik bunga ya,"
Tak lama setelah itu. Mereka berdua langsung berbelanja bahan-bahan untuk membuat roti. Selesei berbelanja, Mimi dan Tutu segera membuat roti di bantu dengan Kak Ina. Mereka membuat cake madu. Satu jam kemudian, bau manis sungguh menggoda hidung. Kak Ina dengan hati-hati mengeluarkan cake madu dari pemanggang. Mimi dan Tutu sangat senang dan langsung menghiasi cake madu dengan gula halus dan beberapa buah strawberry segar yang tadi di petik di kebun Tutu.
Setelah cake madu dan sebuket bunga kecil, Mimi dan Tutu bergegas ke rumah Pak Ober yang berada di ujung gang rumah Mimi. Pak Ober adalah kelinci yang paling tua di negeri kelinci. Beliau hidup sendiri di sebuah rumah tua yang cukup besar. Pak Ober jarang sekali keluar rumah. Beliau begitu menutup diri dari dunia luar. Menurut kabar burung yang beredar di negeri kelinci, Pak Ober ini adalah orang yang jahat. Kelinci-kelinci lainpun tidak berani mendekat ke rumah beliau.
Dengan segenap hati Mimi dan Tutu sudah sampai di ambang pintu rumah Pak Ober. Tanpa ragu Tutu langsung mengetuk pintu. Tapi tak ada satupun yang menyaut. Mereka berdua terus memanggil Pak Ober sesekali mengetuk pintu.
"Pak Ober! Permisi Pak!" seru Tutu dam Mimi bersamaan. Tiba-tiba sebuah tangan menepuk pundak Tutu. Seketika bulu kudu Tutu berdiri. Perlahan ia melirik ke belakanga tangan siapakah itu?
"Apa yang anak-anak macam kalian lakukan disini?" seru suara berat itu mengejutkan.
"Eh... Hm... Anu... Anu...," Tutu terbata-bata ketakutan. Kelinci tua itu hanya menatap mereka.
"Kami dengar Pak Ober sakit jadi kamu sengaja ke sini untuk menjenguk Pak Ober," seru Mimi memberanikan diri.
"Jadi kalian kesini ingin menjengukku?" air muka beliau yang semula menakutkan mulai berubah ramah.
"Benar Pak. Ini kami bawakan cake madu buatan kami sendiri dan sebuket bunga untuk Pak Ober. Semoga Pak ober cepat sembuh," lanjut Mimi menjelaskan.
"Maafkan kami berdua jika menganggu Pak Ober," tambah Tutu.
Kelinci tua itu rupanya Pak Ober. Pak Ober diam beberapa saat memandang Mimi dan Tutu tajam-tajam. Lalu tersenyum ramah pada mereka berdua.
"Jadi begitu, terimakasih anak-anak. Mari silakan masuk, maaf kalau berantakan," seru Pak Ober mempersilahkan Mimi dan Tutu masuk ke dalam rumah.
Mimi dan Tutu mengekor di belakang Pak Ober dan masuk ke dalam rumah. Mereka pun langsung duduk. Suasana hangat kental terasa di ruangan itu. Banyak foto-foto terpajang didinding ruangan. Lantai kayu tua rumah Pak Ober coklat mengkilap. Sepertinya hampir setiap hari dibersihkan. Tak lama kemudian Pak Ober datang dengan senampan teh bunga matahari yang masih hangat dan beberapa potongan.
Dengan cepat mereka begitu akrab dan bersendau gurau bersama. Rupanya Pak Ober tidak semenakutkan seperti yang dibayangkan. Hanya karena beliau tinggal sendiri di rumah tua ini dan jarang bertegur sapa dengan tetangga, bukan berarti beliau orang jahat. Dan kita juga tidak boleh begitu mudah percaya dengan kabar burung yang beredar.
*sekian*
Senin, 02 Juli 2012
Kanvas Putih
Sebuah kanvas putih biarkan saja tergeletak di sana.
Jangan di nodai dengan macam-macam warna yang sudah ada.
Sebuah kanvas putih biarkan saja tidak usah di acuhkan.
Jangan melirik ke arahnya yang masih putih bersih itu.
Sebuah kanvas putih biarkan saja tetap seperti itu.
Akan tiba saatnya.
Si pelukis akan menghampirinya.
Lalu menggoreskan sesuatu padanya.
Sebuah kanvas putih sudah berjodoh dengan si pelukis.
Jangan di nodai dengan macam-macam warna yang sudah ada.
Sebuah kanvas putih biarkan saja tidak usah di acuhkan.
Jangan melirik ke arahnya yang masih putih bersih itu.
Sebuah kanvas putih biarkan saja tetap seperti itu.
Akan tiba saatnya.
Si pelukis akan menghampirinya.
Lalu menggoreskan sesuatu padanya.
Sebuah kanvas putih sudah berjodoh dengan si pelukis.
Perahu Kertas
Perahu kertas meluncur di derasnya aliran air.
Begoyang-goyang ke kanan dan ke kiri.
Terus melaju dengan kencangnya.
Sesekali angin meniupnya.
Perahu kertas terus melaju.
Dengan mulus.
Lancar.
Cepat.
Tanpa alang merintang menghadangnya.
Perahu kertas bergoyang sendirian.
Begoyang-goyang ke kanan dan ke kiri.
Terus melaju dengan kencangnya.
Sesekali angin meniupnya.
Perahu kertas terus melaju.
Dengan mulus.
Lancar.
Cepat.
Tanpa alang merintang menghadangnya.
Perahu kertas bergoyang sendirian.
Satu Lagu Satu Orang
Hadirmu
Maliq n D'essentials
Ingin kulihat dari matamu
Bilakah kaupun merindukanku
Terasa indah di hatiku
Saat dirimu hadir untukku
Ingin kudengar dari hatimu
Sudikah kau tuk temani aku
Begitu indah kurasakan
Bila hadirmu memang untukku..dan kini
Takkan ada ( yang mengisi hatiku)
Dirimulah (satu kan mengisi hatiku)
Percayalah(kukatakan pada dirimu…sayangku hanyalah untukmu nana…nana…nana)
Selamanya…Selama-lamanya
Hari ini esok dan nanti
Kau tetap terindah di hatiku
Bila kau ijinkan ku
Tuk slalu bersamamu
Ingin ku bisikkan desah hatiku
Dapatkah kau dengar detak jantungku
Kau bukakan mata hatiku
Kau yakinkan diriku
Akankah cinta ini yang kan satukanku denganmu
Selamanya…selama-lamanya (denganmu)
Hari ini esok dan nanti (denganmu)
Dirimulah (satu kan mengisi hatiku)
Percayalah(kukatakan pada dirimu…sayangku hanyalah untukmu nana…nana…nana)
Selamanya…Selama-lamanya
Hari ini esok dan nanti
Kau tetap terindah di hatiku
Bila kau ijinkan ku
Tuk slalu bersamamu
Ingin ku bisikkan desah hatiku
Dapatkah kau dengar detak jantungku
Kau bukakan mata hatiku
Kau yakinkan diriku
Akankah cinta ini yang kan satukanku denganmu
Selamanya…selama-lamanya (denganmu)
Hari ini esok dan nanti (denganmu)
Ingin kulihat dari matamu
Bilakah kaupun merindukanku
Ingin kudengar dari hatimu
Sudikah kau tuk temani aku
Bilakah kaupun merindukanku
Ingin kudengar dari hatimu
Sudikah kau tuk temani aku
"Ada lagu yang diciptakan spesial untuk seseorang. Untukku lagu ini spesial hanya buat satu orang. Orang yang sama, yang aku sukai setahun lalu, yang kemudian aku move on begitu saja. Orang yang sama, yang kembali aku sukai lagi, yang kemudian aku sudah move on begitu saja. Jatuh cinta sama dia cepat datang lalu cepat pergi. Tapi memang seharusnya begitukan? Ah... Kita sudah tau itu :) Terimakasih. Karena jatuh cinta dan move on sekaligus sama kamu, membuat aku belajar banyak hal dalam memimpin sesuatu. Hal yang sebelumnya belum aku begitu mengerti. Sukses selalu buat kita dan event."
Buat Salsa
Mata Hati Telinga
Maliq n D'essentials
Satu cerita tentang manusia
Coba 'tuk memahami arti cinta
Benarkah cinta diatas segalanya
Hanyakah itu satu-satunya
Yang menjadi alasan untuk menutup mata
Tak melihat dunia yang sesungguhnya
Dan menjadi jawaban atas semua tanya
Yang kita harap mampu mewujudkan sebuah akhir bahagia
Buka mata hati telinga
Sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta ooo..
Yang kau inginkan tak selalu
Yang kau butuhkan mungkin memang yang paling penting
Cobalah untuk membuka mata hati telinga
Sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta ooo..
Yang kau inginkan tak selalu
Yang kau butuhkan mungkin memang yang paling penting
Cobalah untuk membuka mata hati telinga
Adakah kau rasakan kadang hati dan fikiran
Tak selalu sejalan seperti yang kau harapkan
Tuhan tolong tunjukkan apa yang 'kan datang
Hikmah dari semua misteri yang tak pernah terpecahkan
Buka mata hati telinga
Buka mata hati telinga
Coba kau buka mata hati telinga
Mata hati telinga
Random!
Pas aku mandi tadi sore aku hampir nyanyiin semua lagunya Maliq D'essentials walaupun enggak full lagu semua. Tiba-tiba sampai di lagu Mata Hati Telinga bagian yang aku bold di atas. Hal pertama yang aku inget adalah... Teman gilaku Salsabila Annisa Azmi si @sals_a :))
Kelingan dia yang kayak orang mau gantung diri di pohon cabe semalem saking galaunya. Oke. This lyrics I give special for you. You know what? Soale dulu waktu jaman-jaman kelamku ketua pensi Roomantique sekolahku nampar aku pake lagu ini. So, I hope you can understand why I give it this lyrics for you. Please, kisah cintamu enggak habis buat dia... dia... dia yang disana :))
XOXO
Anggraeni Kumala Dewi
@lalaakd
Langganan:
Postingan (Atom)