Aku merasa diriku kacau.
Seakan melupakan semuanya.
Cara tertawa riang, menangis, meluapkan emosi, berteriak atau apapun itu dalam diriku.
Aku semakin tenggelam dalam kata-kata di sekitarku.
Bahwa betapa konyolnya aku, aku ingin sebuah kesempurnaan yang aku sadar tidak ada yang sempurna di dunia ini.
Aku seperti berjalan di tengah lorong gelap, tanpa cahaya.
Aku masih menunggu seberkas cahaya.
Aku menunggu sebuah rengkuhan.
Aku menanti seseorang berkata 'percaya semua pasti akan baik-baik saja'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar