Kamis, 02 Juni 2011

konyol......

matahari sudah mulai kembali keperaduannya, sedangkan ia baru pulang sekolah. mukanya kucel, pakaian dan dandanannya ah tentu saja sudah tak karuan. ia bergegas pulang, otakknya telah lelah. lelah dengan sin, cos, tan yang sedari tadi menari-nari riang gembira di pikirannya.


jemputannya sudah tiba, kendaraan berwarna hijau besar datang. si pengemudi dengan setia mengantarkannya kemana saja, dan si pramugara setia mempersilahkannya masuk. yap... ia pulang menaiki bis kota yang kita kenal trans jogja yang kurang-lebih telah beroprasi  tiga tahun belakangan. sayang, dewi fortuna tak memihaknya untuk hari ini. bis itu sesak. penuh dengan penumpang. beruntungnya lagi, ia harus berdiri kara semua kursi telah terisi.


"yasudah tak apa, yang penting sampai rumah lebih awal" batinnya. baru saja separuh perjalanan yang ia lalui, bis hijau itu berhenti di salah satu pos perhentian berikutnya. dari balik kaca-kaca besar dan tebal itu, ia mengenali sesosok anak kecil sekitar masih empat tahun. ia memuji anak kecil itu dalam hati, sedikit sensasi rem dadakan ulah dari sang sopir membuatnya bergoyang kesisi kanan. ia menyadari sesuatu. anak itu anak itu, "lhoh itukan adikku sendiri!!" jeritnya dalam hati, mati bulatnya tiba-tiba membesar.


betapa konyol dirinya, ia lupa pada adiknya sendiri. setelah bis hijau itu tepat berhebti di posnya, ia memanggil neneknya. neneknya? tentu saja terkejut melihatnya dan adiknya menceloteh riang melihat si kakak juga ada dalam bis hijau itu. mereka pun pulang kerumah bersama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar