Ketika hati sudah memilih...
Mata tidak dapat bekerja dengan baik.
Mulut terkatup.
Tangan dan kaki terkulai lemas.
Ketika hati sudah memilih...
Batas imaginer rasional dan irasional begitu tipis.
Ketika hati sudah memilih...
Hati.
Mata.
Mulut.
Mereka bisa berbohong.
Namun satu hal.
Gesture tak pernah bohong.
Ketika hati sudah memilih...
Kamu bukanlah sekedar fase untukku.
Kamu adalah sebuah tujuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar