Migren pergi... pergi...
Migrenku dateng kalau tingkat stres dan frustasiku munggah tanpa bilang "permisi mbak!". Migren kayak memedi yang datangnya gak bilang-bilang tapi dia ndekem terus disitu, po ra sangar? Migren itu ngancurin jadwalku dan minta di tonjok terus tak ajak gulat. Tapi dia sembunyi terus dan aku gak bisa nemuin :'( Lalu migren ini tambah parah gara-gara beberapa hari ini aku migren terus. Bayangin apa normal huhu :'( Mbok migren pergi. Tiap malem lemes aku migren terus, aktivitasku ke ganggu. Aku letih... letih... *SOS*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar